Dahsyat! Berikut 5 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi puasa. (Foto: freepik)

Palu Ngataku – Menjalankan puasa di bulan Ramadhan menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam. Selain itu, dari segi ilmiah berpuasa juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Seperti dilansir dari laman Healthline, Minggu (31/3/2024), berikut lima manfaat puasa bagi kesehatan yang didukung oleh sains:

1. Mengontrol Gula Darah
Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan pengendalian gula darah, yang mungkin bermanfaat bagi mereka yang berisiko terkena diabetes.

Sebuah studi tahun 2023 terhadap 209 orang menemukan puasa intermiten tiga hari seminggu dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Mengurangi resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, memungkinkannya mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel dengan lebih efisien.

Baca Juga  Polda Sulteng Dukung Program BTPKLWN, Inilah Jumlah Penerima dan Besarannya

2. Melawan Peradangan
Penelitian menunjukkan bahwa peradangan mungkin jadi penyebab dalam perkembangan kondisi kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan rheumatoid arthritis.

Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan meningkatkan kesehatan. Puasa intermiten juga secara signifikan mengurangi kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda peradangan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa puasa dan latihan ketahanan dapat menurunkan beberapa penanda peradangan dan mungkin berguna dalam mengobati kondisi peradangan.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Beberapa penelitian menemukan berpuasa sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah ulasan mengungkap puasa alternatif dapat menurunkan kadar kolesterol total dan faktor risiko jantung pada orang yang kelebihan berat badan.

Baca Juga  Jelang Operasi Ketupat Tinombala 2022, Polda Sulteng Gelar Latpraops

Puasa telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner dan dapat membantu menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol.

4. Meningkatkan Fungsi Otak
Meskipun penelitian sebagian besar terbatas pada penelitian pada hewan, beberapa penelitian menemukan puasa dapat memberikan efek yang kuat pada kesehatan otak.

Penelitian pada hewan tahun 2018 dan 2021 melaporkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan produksi sel saraf untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif.

5. Turunkan Berat Badan
Satu ulasan lama dari tahun 2015 menunjukkan bahwa puasa sepanjang hari dapat menurunkan berat badan hingga 9 persen dan secara signifikan menurunkan lemak tubuh selama 12-24 minggu.

Ulasan lain menemukan bahwa puasa intermiten lebih efektif dalam mendorong penurunan berat badan dibandingkan dengan pembatasan kalori terus menerus.

Baca Juga  Pimpin Rilis Akhir Tahun, Kapolda Sulteng Ingatkan PJU dan Kapolres Jangan Alergi Terhadap Media

Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa puasa dapat menyebabkan pengurangan lemak tubuh dan lemak perut yang lebih besar dibandingkan dengan pembatasan kalori terus menerus. 

Komentar