4 Personel Polda Sulteng Raih Penganugerahan UN Medal Of Minusca

Empat personel Polda Sulteng usai mengikuti medal parade FPU Minusca 4 di Bangui Afrika Tengah. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku – Jelang berakhirnya misi penugasan Pasukan FPU 4 Minusca Indonesia di Bangui, Republik Afrika Tengah, empat personel Polda Sulteng mengikuti upacara Medal Parade Indonesian FPU, Kamis (7/9/2023).

Berikut empat personel Polda Sulteng yang tergabung dalam misi perdamaian, yaitu:

1. Aiptu M. Taufik Azwar (SPN Polda Sulteng) Jabatan Driver Taktis Alpha.

2. Brigadir Moh. Nurhidayat (Bag SDM Polresta Palu Polda Sulteng) Jabatan Pasukan Taktis Bravo.

3. Briptu Karisma Adi Pratama (Ditreskrimsus Polda Sulteng) Jabatan Pasukan Taktis Bravo.

4. Briptu Fitria Budi prastiwi .S.I.kom.,M.H.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Identifikasi Pengeroyok Ade Armando

(Ba Ditlantas Polda Sulteng) Jabatan Pasukan Taktis Bravo.

Upacara medal parade berlangsung di Garuda Camp M’Poko ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari PBB melalui United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission In The Central African Republic (UN MINUSCA) kepada Pasukan FPU 4 Indonesia.

“Upacara sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari PBB melalui United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission In The Central African Republic (UN MINUSCA) kepada Pasukan FPU 4 Indonesia. Di mana, kami telah menyelesaikan masa satu tahun pengabdian pada misi pemeliharaan perdamaian di Afrika Tengah, ucap Aiptu Taufiq Azwar saat dikonfirmasi via chat WhatsApp, Sabtu (9/9/2023).

Taufiq Azwar mengatakan, dalam menjalankan misinya, FPU Indonesia berdampingan dengan kontingen negara lain seperti Portugal, Serbia, Mesir, Mauritania, Maroko, Rwanda, Senegal, Kamerun, Bangladesh, Nepal, Pakistan, Srilanka dan Kamboja, ujarnya.

Baca Juga  22 Hari Operasi Mantap Brata, Wilayah Sulteng Masih kondusif dan Netralitas Polri Tetap Terjaga

Keberadaan UN Minusca merupakan upaya pemeliharaan perdamaian di Republik Afrika Tengah. Sebab, pada tahun 2012 hingga 2013 lalu Republik Afrika Tengah mengalami konflik pemberontakan.

Pemerintah Republik Afrika Tengah harus berhadapan dengan pemberontak, yang dilatarbelakangi perebutan sumber daya alam, tambahnya.

Penganugerahan medali tersebut, menurut Taufiq, merupakan suatu kebanggaan, khususnya bagi ke empat personel Polda Sulawesi Tengah yang turut andil dalam misi perdamaian tersebut.

“Kami bangga, tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada para komandan khususnya yang telah membina sejak awal hingga di akhir penugasan ini,” sebutnya.

Taufiq berharap, semoga dalam misi perdamaian ini bisa membawa kesejukkan dan menjaga perdamaian di Republik Afrika Tengah, pungkasnya.

banner

Komentar