Bejat! Pria di Donggala Cabuli 2 Anak, Salah Satu Anak Kandungnya


Palu Ngataku, Donggala – 
Seorang pria berinisial IRF alias Epa (43) Polres Donggala setelah mengetahui tindak pidana kasus persetubuhan terhadap dua anak gadis belia yakni berinisial R (12) dan berinisial W (13), (31/8/22).

Berdasarkan keterangan dari penyelidikan yang menginterogasi ibu dari adik R (12) menceritakan peristiwa tersebut bermula pada hari Rabu tanggal 24 Agustus 2022, tersangka IRF (43) mengajak anaknya R (12) pergi ke pantai khayalan Desa Salubomba, Kecamtan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala dengan maksud jalan-jalan.

Setibanya di sana pelaku IRF mengajak R masuk disebuah pondok dan membuka celana korbannya tersebut, usai menjalankan niatnya pelaku mengantarnya pulang kerumahnya di dusun Polege Desa Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.

Baca Juga  DPC Serikat Pekerja Nasional Mendukung Langkah Pemerintah Percepat Capaian Vaksinasi di Morowali

Sedangkan korban yang bernama W (13) menurut pengakuan kepada orang tuanya didepan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Donggala, bahwa ia digauli (Diperkosa) oleh pelaku IR (43) dirumah miliknya di dusun III Polege, Desa Lembasada, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala pada malam sabtu sekitar bulan Juni 2022 lalu.

Tak terima dengan kejadian tersebut, ibu korban yang dilaporkan kejadian itu ke Polres Donggala.

Kapolres Donggala, AKBP Muhammad Yudie Sulistiyo, SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Ismail, SH membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kasat Reskrim bahwa pada saat ini, pelaku ditahan di Polres Donggala untuk diproses lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” pungkasnya. (*/**)

banner

Komentar