PALU NGATAKU – Usia baterai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan masa pakai mobil listrik. Ketika kendaraan mulai berumur, biaya perbaikan sistem baterai dan tegangan tinggi disebut berpotensi membuat biaya perawatan melampaui nilai jual mobil bekas.
Petinggi Mobility Aftermarket Bosch, Rupert Hoellbacher, menyoroti kondisi tersebut dalam wawancaranya dengan Automobilwoche, media industri otomotif B2B asal Jerman. Menurutnya, kendaraan listrik berusia 6 hingga 8 tahun menghadapi persoalan serius apabila mengalami kerusakan baterai.
“Jika baterai mobil berusia 6 sampai 8 tahun rusak hari ini, itu saat ini kebanyakan berujung total loss,” kata Rupert sebagaimana dikutip dari laporan Automobilwoche, Selasa (29/9/2026).
Menurut Rupert, mahalnya biaya perbaikan tidak hanya berasal dari baterai. Prosedur servis modern juga dapat membutuhkan diagnosis menyeluruh, kalibrasi ulang berbagai sensor, hingga pengaturan ulang perangkat lunak, bahkan untuk kerusakan yang relatif ringan.
Ia menilai, masa depan mobil listrik berusia tua sangat bergantung pada kemampuan memperbaiki atau mengganti baterai dengan biaya yang masuk akal. Jika perbaikan tidak memungkinkan atau biaya penggantian terlalu tinggi, nilai ekonomis kendaraan dapat menjadi persoalan.
“Jika kami tidak berhasil membuat perbaikan atau penggantian baterai, maka secara finansial, jawabannya jelas, ya,” ujarnya.
Meski demikian, Rupert mengaku tetap percaya bahwa baterai mobil listrik dapat diperbaiki. Automobilwoche juga menyoroti bahwa baterai yang telah digunakan hingga ratusan ribu kilometer belum tentu mengalami penurunan kesehatan secara signifikan. Namun, kapasitas baterai yang masih tinggi tidak otomatis menjamin terbebas dari kerusakan.
Salah satu persoalan yang mungkin terjadi adalah kegagalan pada satu modul baterai. Karena itu, kemampuan memperbaiki komponen yang rusak dengan biaya terjangkau dinilai dapat menjadi lebih penting dibandingkan sekadar melihat sisa kapasitas baterai.
Akses terhadap perangkat lunak diagnostik, penggunaan komponen modular yang terstandar, serta kesempatan bagi bengkel independen melakukan perbaikan menjadi sejumlah solusi yang disoroti untuk menekan biaya perawatan mobil listrik tua.












Komentar