Buntut Kasus Suap Kabasarnas, Pimpinan KPK Dapat Serangan Teror dan Ancaman Kekerasan

Ilustrasi Teror. (Foto: Pexels)


Palu Ngataku
– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa dirinya mendapat teror serta ancaman kekerasan akibat buntut dari penanganan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). 

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan beberapa hari ini tengah banyak mendapatkan tantangan, ancaman, sampai teror kekerasan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp dan karangan bunga. 

“Kami dalam beberapa hari ini sedang banyak dapat tantangan dan ancaman/teror nyawa dan kekerasan, yang disampaikan ke WA maupun karangan bunga yang dikirim ke rumah-rumah struktural dan pimpinan KPK karena memberantas korupsi,” tuturnya kepada wartawan, Senin (31/7/2023).

Baca Juga  Gubernur Sulteng Belasungkawa Tiga Guru Ponpes Gontor Laka Bus Masuk Jurang di Kebun Kopi

Bersamaan dengan pernyataan tersebut, Ghufron juga turut mengirimkan tangkapan layar berisi foto karangan bunga yang ditujukan kepada pimpinan KPK.

Dalam berbagai foto yang dikirimkan kepada wartawan tersebut, karangan bunga juga dikirimkan kepada Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu. 

Komentar