Da’i Polri Operasi Madago Raya Gelar Safari Ramadhan di Masjid Nuruttaqwa Poso

Da’i Polri Polres Poso. (Foto: Satgas Humas)

Palu Ngataku – Da’i Polri Operasi Madago Raya Polres Poso melaksanakan safari ramadhan di Masjid Nuruttaqwa di kompleks RTH Poso, pada Rabu (3/4/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kegiatan safari ramadhan ini dipimpin oleh Ipda Ilham Sriwan, para personel Da’i Polri Operasi Madago Raya serta para jamaah Masjid Nuruttaqwa.

Pada kesempatan ini, Da’i Polri Operasi Madago Raya Ipda Ilham Sriwan memberikan tausyiah dengan tema “Menebar Kedamaian dan Toleransi di Bulan Ramadhan”.

Baca Juga  Penguatan Islam Wasathiyah untuk Indonesia damai, Polda Sulteng dan Kandepag Sulteng lakukan pembinaan khatib

Dalam tausyiahnya, Ilham mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mari kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Ilham.

Malam ke-23 Ramadhan merupakan salah satu malam yang paling dinanti oleh umat Islam. Meskipun tidak ada yang tahu pasti kapan malam Lailatul Qadr turun, banyak ulama yang memperkirakan bahwa malam tersebut jatuh pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ibadah di malam ke-23 Ramadhan dan berusaha mendapatkan pahala Lailatul Qadr.

Baca Juga  Badan Terasa Pegal saat Bangun Tidur? Berikut 5 Tips Mengatasinya!

“Marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan berusaha mendapatkan pahala Lailatul Qadar,” ucapnya.

Ia juga mengimbau para jamaah untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar sesama umat Islam maupun non muslim, sehingga dapat membantu menumbuhkan rasa persaudaraan dan saling menghargai, sehingga dapat mencegah munculnya paham radikal dan intoleran.

Terpisah, Kasubsatgas Humas AKP Basirun Laele mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, serta memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, serta memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada masyarakat,” pungkasnya. 

Komentar