FKUB Sulteng Gandeng Organisasi Kepemudaan Rawat Kerukunan Beragama di Poso

FKUB Sulteng gelar kemah kerja pemuda lintas agama. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku – Dalam rangka memperkokoh kerukunan ummat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan kemah kerja pemuda lintas agama dengan mengangkat tema “Mendampingi Pemuda Merawat Kerukunan,” berlangsung di Kelurahan Pamona Kabupatan Poso, Jumat (29/9/2023).

Dengan di ikuti oleh peserta dari 22 Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Pemuda Se-Sulteng, turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang, Kepala Biro Kesra Sulteng Drs. Awaluddin, Ketua FKUB Prov. Sulteng Prof. DR. H. Zainal Abidin, M.Ag, Forkopimda serta para Tokoh Kabupaten Poso.

Dalam sambutannya, Bupati Poso dr. Verna G.M. Inkiriwang mengatakan, melalui forum ini kita bisa duduk bersama, berdiskusi dan komunikasi sehingga dapat menjalin persatuan dan kesatuan, kuncinya adalah komunikasi yang efektif, ujarnya.

Baca Juga  Sahroni Minta Kapolri Bentuk Timsus Usut Tewasnya Walpri Kapolda Kaltara

Verna menyebut,  program yang dilaksanakan FKUB saat ini dapat menjadi jembatan untuk mencegah terjadinya perpecahan, melalui pemahaman dan toleransi antar umat beragama, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah, sebutnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Prov. Sulteng Prof. DR. H. Zainal Abidin, M.Ag, mengatakan, ajaran agama itu semua baik dan benar, tetapi tidak semua orang bisa memahaminya dengan benar, ucapnya.

Pemuda merupakan generasi penerus yang selalu diidentikan dengan semangat perubahan dan kemajuan. Termasuk sebagai pelopor kerukunan umat beragama, sehingga mampu menjalin kehidupan yang harmonis dan lebih baik, ugkap Prof. Zainal.

Prof Zainal menuturkan, toleransi bukan hanya dibutuhkan untuk orang lemah atau minoritas, tetapi kebutuhan kita semua dimana toleransi tujuannya adalah menghormati dan menghargai orang lain. Perbedaan tidak bisa kita hindari, tapi yang bisa kita hindari adalah pertikaian, tuturnya.

Baca Juga  Mutasi Polri, 7 Polwan Dapat Promosi Jabatan

Ditempat yang sama, Gubernur melalui Kepala Biro Kesra Sulteng Drs. Awaluddin menyampaikan, dialog yang digelar kali ini sebagai upaya untuk meningkatkan komunikasi dan hubungan yang lebih harmonis para pemuda antar umat beragama di Sulteng khususnya Kabupaten Poso, ujarnya.

“Semoga kegiatan kemah pemuda ini dapat berjalan degan baik dan dapat dimanfaatkan oleh peserta para pemuda untuk menjalin hubungan dan komunikasi diantara sesama,” katanya.

Awaluddin berpesan, bahwa kehidupan umat beragama di daerah ini harus terus lebih baik dan berkualitas dengan keterlibatan pemuda antar umat beragama, sehingga keamanan dan kedamaian serta kerukunan antara dan sesama umat beragama tetap terpelihara, ungkapnya.

“Jangan kita salah dalam menggunakan ITE ataupun media sosial, manfaatkan teknologi yang ada saat degan cara atau kegiatan-kegiatan yang positif,” pungkasnya.

banner

Komentar