Kisah Anak Yatim Piatu Profesi Buruh Bangunan Lulus Calon Bintara Polri

Muhammad Rendi Ahmad Putra, asal pengiriman Polresta Palu, seorang anak yatim piatu yang juga buruh bangunan. (Foto: Istimewa/Palu Ngataku)

Palu Ngataku – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengumumkan sebanyak 359 peserta dinyatakan lulus terpilih dalam pelaksanaan seleksi pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2023.

Dan sebanyak 267 siswa mulai digembleng di lembaga pendidikan dan latihan Polri atau SPN Polda Sulteng, mulai Selasa (25/7/2023) kemarin.

Muhammad Rendi Ahmad Putra, asal pengiriman Polresta Palu, seorang anak yatim piatu yang juga buruh bangunan mempunyai keinginan keras untuk menjadi abdi negara khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Isue yang menyeruak bahwa untuk menjadi anggota Polri harus menggunakan uang ratusan juta rupiah ditepisnya dengan semangat belajar dan berlatih, kegagalan mendaftar menjadi anggota Polri tahun 2022 tidak menyurutkannya untuk meraih cita-cita.

Baca Juga  Polri Pastikan Kebutuhan Logistik dari Produk Lokal

Hal itu dibuktikannya, dimana dalam seleksi penerimaan anggota Polri T.A 2023, Muhammad Rendi Ahmad Putra dinyatakan lulus terpilih dan saat ini mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023 di SPN Polda Sulteng.

Rendi menceritakan, tahun 2014 saat dirinya usia 11 tahun dan masih duduk dibangku kelas 5 SD ditinggal pergi ayahnya yang berprofesi sebagai tukang bangunan menghadap sang Khaliq. 26 hari masih dalam suasana duka ibunda yang disayanginyapun menyusul ayahnya. 

Saat dirinya yatim piatu, keluarganya yang berprofesi sebagai tukang bangunan berempati untuk merawat dan mendidiknya, disaat-saat libur sekolah waktunya digunakan untuk menjadi buruh bangunan.

Walaupun dirinya yatim piatu, semangat untuk menempuh pendidikan dilakukannya dan saat ini dirinya berstatus sebagai mahasiswa semester II di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.

Baca Juga  Tilang Elektronik Segera Diterapkan di Kota Palu, Ini Penjelasan Ditlantas Polda Sulteng

“Terima kasih kepada keluarga, sepupu dan tante-tante yang telah merawatnya selama ini,” ujar Rendi.

Ia juga meyakini, apabila orang tuanya tahu pasti bangga dengan apa yang diraihnya saat ini. Dan apa yang saya dapatkan ini akan saya persembahkan kepada orang tua saya dan keluarga yang telah merawat saya selama ini.

Selanjutnya Rendi juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolri serta bapak kapolda Sulteng, bapak Karo SDM Polda Sulteng serta seluruh panitia yang telah menyediakan penerimaan Bintara Polri secara transparan, bersih, akuntabel dan humanis.

Semoga apa yang telah kalian berikan selama dalam penyedian Bintara Polri ini semoga dibalas oleh Allah SWT, Aamiin Ya Robal Allamiin, pungkasnya.

Baca Juga  Kungjungi Taman Kanak-Kanak, Polda Sulteng Kenalkan APILL

Komentar