Palu Ngataku – Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar resmi mengemban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira terhitung sejak 10 Agustus 2025. Perwira tinggi TNI AD yang lahir pada 1 Februari 1972 ini sebelumnya menjabat sebagai Asisten Latihan Kepala Staf Angkatan Darat (Aslat Kasad).
Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 ini berasal dari kecabangan Infanteri dan berkarier di satuan elite Kopassus. Sepanjang pengabdiannya, Jonathan pernah menempati berbagai posisi strategis di tubuh TNI AD, termasuk di satuan Kostrad. Pengalaman tempurnya ditempa dari beragam pendidikan militer mulai dari Dik PARA, PARA Madya, Free Fall, hingga Pandu Udara.
Jonathan juga tercatat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Seskoad (IKAS) 2022-25. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2016 dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI pada 2023. Rekam jejak pendidikannya memperkuat kapabilitasnya di bidang kepemimpinan, strategi, dan pertahanan negara.
Dalam karier militernya, Jonathan pernah menjabat mulai dari komandan unit di Kopassus pada 1994, hingga menduduki posisi strategis seperti Danrem 172/PWY Kodam XVII/Cenderawasih pada 2018, Direktur Kerja Sama Internasional Pertahanan (Dirkersinhan) Kementerian Pertahanan pada 2020, dan Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad pada 2022.
Pada 2023, ia dipercaya menjadi Staf Khusus Kasad sekaligus mengikuti Pendidikan Program Pemantapan Pimpinan Sesko Angkatan (PPSA) Lemhannas RI. Tahun yang sama, Jonathan menjabat sebagai Aslat Kasad sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kodam XXIII/Palaka Wira.
Selain jabatan struktural di TNI, Jonathan juga aktif di organisasi kemiliteran. Ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Seskoad (IKAS) periode 2022–2025, dengan Brigjen TNI Sapto Widi Nugroho sebagai wakil ketua dan Brigjen TNI Agus Widodo sebagai sekretaris. Kiprahnya di organisasi ini menegaskan perannya dalam membina jaringan perwira tinggi TNI lintas generasi.
Perjalanan karier Jonathan mencerminkan kombinasi antara pengalaman tempur, kepemimpinan strategis, dan pendidikan militer tingkat tinggi. Hal ini menjadi modal penting bagi dirinya dalam memimpin Kodam XXIII/Palaka Wira yang memiliki wilayah tanggung jawab strategis di Indonesia.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi, Jonathan diharapkan mampu membawa Kodam XXIII/Palaka Wira semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika keamanan nasional. Kehadirannya di pucuk pimpinan diyakini akan memperkuat sinergi TNI dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.















Komentar