Mulai Tahun ini, Pembelian Gas LPG 3 Kilogram Melalui Pilot Project

Tabung Gas LPG 3 Kilogram. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku – Pemerintah berencana akan membatasi pembatasan konsumen atau pembeli LPG 3 kilogram yang bersubsidi yang mulai dilakukan tahun ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji menjelaskan tetap mendata sekaligus mengawasi jumlah pembelian LPG 3 kilogram melalui pilot project di beberapa kabupaten/kota pada 2023.

“Tahap awal memang tidak ada batasan konsumen. Tapi yang ada batasan jumlah LPG,” ujarnya kepada awak media, di Jakarta.

“Kalau ke depan kalau kita sudah lihat ini yang benar-benar tahun di depannya lagi, mudah-mudahnya kriteria yang memenuhi baru kita akan selesaikan konsumen,” sambungnya.

Baca Juga  Ramadhan dan Idul Fitri Kondusif, Kapolda Apresiasi Personil Yang Terlibat Operasi Ketupat Tinombala 2022

Pasca pilot project rampung, pemerintah akan mengevaluasi kembali sebelum akhirnya diterapkan dalam skala nasional.

Saya melanjutkan, hal ini bertujuan memastikan bahwa subsidi tertutup LPG 3 kilogram akan dilakukan secara bertahap.

Masih dari keterangan Tutuka, dalam sistem penyaluran subsidi LPG 3 kilogram secara tertutup nantinya akan menggunakan basis data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dipadukan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kemensos.

Sedangkan Kementerian WSDM tengah melakukan evaluasi tahap untuk memperpendek rantai pasok dan pendistribusian LPG 3 kilogram sampai ke konsumen akhir.

Hal tersebut karena game ini masih sering menemukan banyak masyarakat yang membeli LPG 3 kilogram di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah. ***

Baca Juga  5 Tips Bangkitkan Semangat Kerja Usai Libur Lebaran

Reporter: Ghifari

Editor: Irfan Jo

banner

Komentar