PALU NGATAKU – Peristiwa keributan yang terjadi di Jalan Tombolotutu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, berujung tragis. Seorang warga bernama Dedi meninggal dunia setelah sebelumnya diduga menjadi korban penembakan dalam insiden di depan salah satu toko ritel, Kamis (27/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.44 WITA. Dedi sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal pada Jumat (28/8) sekitar pukul 02.42 WITA.
Kejadian itu disebut bermula dari perkelahian antara dua warga. Di tengah informasi yang berkembang, muncul dugaan bahwa perselisihan tersebut melibatkan seorang juru parkir dengan seseorang yang disebut-sebut sebagai anggota aparat.
Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap secara utuh penyebab keributan hingga dugaan penembakan yang terjadi.
Personel Polresta Palu bersama Polsek Mantikulore kemudian mendatangi lokasi kejadian. Garis polisi dipasang di sekitar area tersebut untuk menjaga kondisi TKP sekaligus mendukung proses penyelidikan.
Saat di lokasi kejadian, Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail mengatakan, bahwa penyidik saat ini masih bekerja untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut. Polisi juga telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
“Polresta Palu dan Polsek masih melakukan penyelidikan. Saat ini kami belum bisa menyimpulkan apakah ada korban tertembak atau tidak,” ujar Boby sapaan akrab Kasat Reskrim kepada wartawan, Kamis (27/8) malam.
Boby juga belum memberikan kepastian terkait kabar yang menyebut adanya anggota kepolisian dalam insiden tersebut. Dia menegaskan seluruh informasi yang muncul masih akan didalami melalui proses penyelidikan.
“Terkait keterlibatan anggota kepolisian, saya belum bisa memastikan karena ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.


















Komentar