Pimpinan Ponpes Ittihadul Ummah Dukung Polri Cegah Tumbuh Kembang Paham Radikal

Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. (Foto: Istimewa)

Palu Ngataku – Program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya Polda Sulteng dalam menciptakan situasi keamanan mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari pondok pesantren Ittihadul Ummah dipimpin oleh KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid seorang tokoh kharismatik di Kabupaten Parimo yang juga seorang Abnaul Al-Khairaat.

Pondok pesantren Ittihadul Ummah siap bersinergi dengan Kepolisian untuk menjaga keamanan serta menangkal penyebaran radikalisme dan mendukung Satgas Madago Raya.

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid selaku pimpinan ponpes dalam keterangannya mengatakan, keamanan merupakan tanggung jawab bersama olehnya dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pihak Polri dalam memelihara situasi keamanan tersebut, Jumat (21/7/2023).

Baca Juga  Satgas Operasi Keselamatan Tinombala bersama TNI dan Damkar Bantu Warga Evakuasi Pohon Tumbang dan Banjir

Ia juga berharap situasi keamanan saat ini bisa terus terjaga dengan baik dan dengan hadirnya Pondok pesantren Ittihadul Ummah dapat menciptakan generasi muslim yang memiliki nilai nasionalisme dan menghormati kerukunan antar umat beragama, ungkapnya.

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid menegaskan, bahwa sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan juga mendukung adanya Operasi Madago Raya yang dilakukan oleh Kepolisian, jelasnya.

“Kami sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan memecah belah umat,” pungkasnya.

Santri pondok pesantren  Ittihadul Ummah memiliki cara berpikiran terbuka dan moderat tanpa meninggalkan unsur peran islam, berperilaku atas dasar Al-quran serta sunnah Rasulullah SAW, disiplin dan kesederhanaan diaplikasikan dilingkunagan pondok, pungkasnya. 

Baca Juga  Polda Sulteng Ingatkan Jangan Percaya Calo Saat Daftar Jadi Calon Anggota Polri

Komentar