Viral Ojol Nangis Minta Motor Diturunkan dari Truk Dishub, Ternyata Baru Dapat Order Pertama

PALU NGATAKU – Video seorang pengemudi ojek online (ojol) yang memohon kepada petugas saat motornya diangkut truk Dinas Perhubungan (Dishub) viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat pengemudi tersebut sedang mengambil pesanan pelanggan di kawasan Jakarta Timur.

Dalam video yang beredar, pengemudi bernama Sulis Agung Wibowo terlihat naik ke atas truk Dishub sambil meminta agar sepeda motornya diturunkan. Ia mengaku kendaraan tersebut merupakan sumber utama penghasilannya untuk menghidupi keluarga.

Agung mengatakan saat kejadian dirinya baru mendapatkan pesanan pertama setelah menunggu sejak pagi. Karena itu, ia merasa panik ketika mengetahui motornya telah diangkut petugas saat dirinya mengambil orderan makanan.

“Pak tolong pak, rumah saya di Bekasi. Saya butuh uang, anak saya butuh untuk sekolah. Saya belum ada penglaris dari pagi tadi jam 06.00 WIB,” kata Agung dalam video yang viral di media sosial.

Baca Juga  AMSI Sulteng Sesalkan Sikap Komika Ichal Kate yang Lecehkan Media

Menurut pengakuannya, motor itu diparkir hanya beberapa saat ketika dirinya mengambil pesanan pelanggan di sebuah gerai makanan. Namun saat kembali, kendaraan tersebut sudah berada di atas truk penertiban milik Dishub.

Video tersebut kemudian menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang bersimpati terhadap kondisi Agung karena kendaraan yang digunakan sehari-hari untuk bekerja justru ikut terjaring dalam operasi penertiban parkir liar.

Menanggapi viralnya video tersebut, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo menjelaskan penertiban dilakukan oleh Sudin Perhubungan Jakarta Timur pada Rabu (17/6/2026). Operasi itu merupakan bagian dari kegiatan penertiban kendaraan yang parkir di lokasi terlarang.

Prastowo menyebut Agung kemudian dibawa ke kantor Sudinhub Jakarta Timur untuk diberikan penjelasan terkait pelanggaran yang terjadi. Setelah mendapat edukasi dan berjanji tidak mengulangi parkir sembarangan, motornya dikembalikan. Kepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak juga menyampaikan permintaan maaf atas tindakan petugas yang menuai sorotan serta memastikan akan melakukan evaluasi agar penertiban ke depan dilakukan secara lebih humanis dan persuasif.

banner

Komentar