Kisah Haru di Balik Tabrakan KRL Bekasi Timur, Cooler Bag ASI Selamatkan Nyawa Penumpang

PALU NGATAKU – Kecelakaan antara KRL jurusan Cikarang dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, menyita perhatian publik. Peristiwa tragis ini ramai diperbincangkan di media sosial, dengan warganet mengungkapkan duka dan keprihatinan atas korban yang terdampak.

Insiden terjadi saat KAJJ Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di peron. KRL tersebut dilaporkan berhenti akibat gangguan operasional, setelah rangkaian sebelumnya mengalami insiden dengan armada taksi listrik.

Di tengah tragedi itu, muncul kisah menyentuh yang menjadi sorotan publik, yakni ditemukannya cooler bag berisi Air Susu Ibu (ASI) di lokasi kejadian. Tas tersebut diketahui berada di gerbong perempuan, yang merupakan bagian paling belakang dari rangkaian KRL yang tertabrak.

Baca Juga  Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Sugeng Lestari Resmi Sandang Pangkat AKBP

Cerita mengenai cooler bag tersebut viral setelah diunggah oleh akun Threads @tsabitahsnah_. Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalaman kakak sepupunya yang menjadi salah satu penumpang dan selamat dari insiden tersebut.

Menurut pengakuannya, sang kakak sepupu nyaris mengalami luka serius akibat tertusuk besi dari bodi KRL. Namun, sebuah tas yang ternyata berisi ASI disebut menjadi penghalang yang menyelamatkan dirinya dari cedera fatal.

Dalam kondisi terhimpit, korban sempat merasakan adanya benda basah yang menahan bagian tubuhnya. Setelah berhasil keluar dari himpitan, barulah diketahui bahwa tas tersebut merupakan cooler bag berisi kantong ASI yang bocor, lengkap dengan alat pompa ASI di dalamnya.

Meski demikian, hingga kini belum diketahui siapa pemilik tas tersebut. Dalam percakapan yang dibagikan, korban mengaku sangat terbantu oleh keberadaan tas itu, meskipun tidak mengenal pemiliknya. Kisah ini pun memicu rasa haru di kalangan warganet.

Baca Juga  Usai Insiden Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri PPPA Soroti Posisi Gerbong Perempuan

Banyak pengguna media sosial mengaitkan temuan tersebut dengan perjuangan para ibu bekerja yang masih menyusui. Di sisi lain, insiden ini juga menelan korban jiwa sebanyak 15 orang dan menyebabkan 84 lainnya mengalami luka-luka, yang kini dirawat di sejumlah rumah sakit di sekitar lokasi kejadian.

banner

Komentar