Tercyduk Saat Nunggu Pembeli, FH Gagal Edarkan Sabu di Tatanga

Palu Ngataku – Upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kota Palu kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polresta Palu menangkap seorang pria berinisial FH (28), warga Kecamatan Palu Selatan, yang diduga hendak mengedarkan sabu di kawasan Tatanga, Sabtu (3/5/2025) pagi.

Penangkapan FH dilakukan sekitar pukul 11.30 WITA di Jalan Sungai Tanamea, Kelurahan Nunu. Saat itu, FH tengah berada di pinggir jalan dan diduga kuat sedang menunggu pembeli. Aksi pelaku digagalkan setelah tim opsnal Satresnarkoba melakukan pengintaian berdasarkan laporan masyarakat.

Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Usman, mengatakan pihaknya mengamankan tujuh paket sabu dengan berat bruto 1,843 gram dari tangan pelaku. Polisi juga menyita tiga plastik klip kosong dan satu timbangan digital.

Baca Juga  Wakapolda Sulteng Berikan Pembekalan Kepada 129 Siswa Diktuba Polri

“Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan. Berdasarkan pemeriksaan awal, sabu tersebut didapat dari wilayah Tatanga, sebagian untuk dikonsumsi, sebagian untuk diedarkan,” ujar Usman.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi warga yang diterima pada Senin, 28 April 2025. Tim Satresnarkoba lalu melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas FH, hingga akhirnya melakukan penyergapan saat pelaku berada di lokasi yang dicurigai.

Saat ini, FH masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Palu. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara.

AKP Usman menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap pelaku peredaran narkotika, khususnya di wilayah rawan seperti Tatanga dan Palu Selatan. 

Baca Juga  Prestasi Membanggakan! Dua Personel Polda Sulteng Raih Penghargaan Hoegeng Corner 2025

“Kami tidak akan beri ruang bagi jaringan narkoba sekecil apa pun,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian. 

“Peran warga sangat penting. Keberhasilan ini tidak lepas dari kepedulian masyarakat yang peduli dengan lingkungan bersih dari narkoba,” tutup AKP Usman.

banner

Komentar