Eks Napiter Apresiasi Satgas Madago Raya Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Touna

Eks Napiter Poso saat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Touna. (Foto: Satgas Madago Raya)

Palu Ngataku – Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat kembali dibuktikan dengan kegiatan sambang kesehatan door to door yang dilaksanakan di Dusun Kainyole, Desa Podi, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Jumat (3/5/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubsatgas Dokkes Ops Madago Raya Iptu Muhajir Wanto dan diikuti oleh tim medis dari Biddokkes Polda Sulteng dan Polres Tojo Una-una.

Dalam kegiatan ini, puluhan warga Dusun Kainyole mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan kesehatan umum serta pemberian obat-obatan dan vitamin. 

Selain itu, tim medis juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup sehat kepada warga.

Baca Juga  Bawa Misi Sosial dan Jaga Lingkungan, Kapolda Sulteng Pimpin Silaturahmi Offroader se-Sulawesi di Poso

Kasubsatgas Dokkes Iptu Muhajir Wanto mengatakan, bahwa kegiatan sambang kesehatan door to door ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga mendapatkan akses yang mudah terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Iptu Muhajir Wanto.

Kasubsatgas Dokkes juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat, khususnya dengan para mantan napiter.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat,” terang Iptu Muhajir Wanto.

Kegiatan sambang kesehatan door to door ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat Dusun Kainyole. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan dapat menjangkau lebih banyak warga di wilayah mereka.

Baca Juga  Akses Jalan Sulit, Vaksinator Brimob Sulteng Tembus Loru Gunakan Trail

Salah satu warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan adalah Bapak Ardianto, seorang mantan narapidana teroris (napiter) Poso pada tahun 2006. 

Ardianto mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. “Terima kasih kepada Polri yang telah peduli dengan kesehatan kami, termasuk saya sebagai mantan napiter. Saya harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tukasnya.

banner

Komentar