Polda Sulteng Perkuat Pemahaman Hukum AI Lewat Dialog Internal Polri

PALU NGATAKU – Dalam upaya menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang, Polda Sulawesi Tengah melalui Bidang Humas mengikuti Dialog Penguatan Internal Polri yang digelar secara daring pada Selasa pagi (7/4/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, dari Mabes Polri dan berlangsung di ruang Rupatama Polda Sulteng.

Dialog ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri untuk meningkatkan kesiapan dan pemahaman personel terhadap dinamika perkembangan teknologi, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Sulteng diwakili oleh Kabidhumas yang diwakilkan kepada Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung. Kehadiran jajaran Humas ini menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat kapasitas komunikasi publik di tengah perubahan zaman yang kian kompleks.

Baca Juga  Pendekatan Humanis Satgas Madago Raya Berbuah Hasil, 87 Butir Amunisi Diserahkan Warga

Mengusung tema “Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence”, forum ini menjadi ruang diskusi penting bagi peserta untuk memahami berbagai aspek hukum yang muncul seiring pesatnya perkembangan teknologi AI. Beragam materi yang disampaikan mencakup potensi risiko, tantangan hukum, hingga strategi yang perlu disiapkan oleh institusi Polri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Humas Polda di Indonesia mampu meningkatkan profesionalisme, khususnya dalam mengelola informasi publik yang berkaitan dengan isu-isu teknologi. Selain itu, dialog ini juga memperkuat koordinasi internal Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis.

Kasubbid Penmas menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polri, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Ia menekankan bahwa personel Polri harus adaptif, profesional, serta mampu mengikuti perubahan zaman.

Baca Juga  Paparan Laporan Kesatuan Jadi Wujud Akuntabilitas Polda Sulteng di Akhir Masa Jabatan Irjen Agus Nugroho

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya kepada masyarakat. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

Melalui dialog ini, diharapkan setiap peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, sekaligus memperkuat sinergi internal demi mendukung terwujudnya Polri yang Presisi di tengah tantangan era digital.

banner

Komentar